Langsung ke konten utama

IBU


Haikawan! Assalamualaikum:D Selamat datang kembali diblog saya :) . Setelah seminggu kebelakang tidak menulis . Kali ini saya akan menulis tentang "IBU" . iya ' IBU ' 3 kata yang sangat berpengaruh dalam hidup saya:) . Apa dalam hidup orang lain juga bermakna bukan? Pasti sangatlah bermakna . Tanpa beliau kita tak ada di Bumi ini .

Ibuku adalah pahlawanku, beliau adalah satu-satunya orang yang berani berkorban apapun demi aku dan saudara-saudaraku, anaknya. Harta, nyawa, bahkan kehormatan-pun akan direlakan demi melihat senyum bahagia bibir kami. Teringat saat aku ataupun saudaraku sakit, ibu terlihat sangat tegar. Dengan penuh semangat dan motivasi yang selalu diucapkan, ibu sendirian membonceng kami dengan sepeda ontel tua peninggalan bapak kami. Tidak pernah terdengar beliau sedih apalagi mengeluh saat mengantar kami berobat. Meski aku-pun pernah melihat saat sendirian beliau minta pada Allah untuk mengganti sakit yang kami derita untuk dipindahkan ke tubuh beliau.

Ibuku lah ibu yang paling tegas yang kutemui. Ibu tidak segan marah terhadap kami saat kami melakukan kesalahan, bahkan mungkin cubitan kecil itu terkadang mampir ke paha kecil kami, karena memang pada saat itu kami adalah anak-anak yang masih nakal. Apalagi ibu telah berjuang sendirian membesarkan dan menyekolahkan kami tanpa bantuan dari seorangpun termasuk bapak kami. Karena bapak telah meninggalkan kami sejak adek kami yang paling kecil berumur 3th. Tapi sampai saat ini, ibu tidak pernah mengeluh membesarkan kami. Beliau terlihat sangat bangga karena kami telah dewasa dan bisa melanjutkan sekolah kami sampai ke perguruan tinggi.

Bila ada pepatah surga di telapak kaki ibu, mungkin itu adalah gambaran yang paling mulia untuk setiap pengorbanan yang telah beliau lakukan terhadap anak- anaknya. Tak hanya sebagai sosok yang lembut, ibu adalah seorang pendamping yang kuat bagi ayah untuk selalu menyemangati dikala pekerjaan kantor atau usaha sedang pasang surut.

Dimataku, ibu adalah segalanya. Pengorbanan terbesar dalam melahirkanku membuat dirinya mempertaruhkan seluruh nyawa. Bahkan setelah diriku lahir kedunia, ibu dengan penuh kesabaran selalu setia merawat ku sampai besar. Selama hidupnya perjuangan ibu tak kenal lelah, demi membantu ayah, ia pun rela ikut bekerja dari subuh hingga malam. Kadang kita sering membuat ibu bersedih dengan perbuatan yang kita lakukan, dan sering berkata tidak sopan sehingga menyakiti hatinya. Namun, setiap lontaran kata yang menyakitkan tak pernah diingatnya sebagai dendam.

Pendidikan yang lebih tinggi dari ibu terkadang membuat kita menjadi sombong seperti kacang lupa pada kulitnya. Contohnya saja, ketika Ia hanya bertanya bagaimana menggunakan handphone atau sekedar menyalakan DVD. Pemikiran malu dan emosi seringkali terlintas di benak kita. Tapi sadarkah, sikapnya yang tulus dan sabar dalam mengajarkan kita pertama kali membaca dan selalu bertanya kepadanya jika tak mengerti sejak kecil, hingga kita menjadi seorang sarjana merupakan contoh nyata rasa sayang tiada akhir kepada seorang anak.


Terimakasih Ibu , Engkau selalu Mendoakanku , meskipun dengan cara apapun aku tidak bisa membalas budimu .  tanpamu aku tak berarti .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah UNESA dan Jurusan Teknik Informatika

Halo dulur.. Disini saya akan menjelaskan Sejarah Universitas Negeri Surabaya dan Jurusan Teknik Informatika Universitas Negeri Surabaya .. Langsung saja~ Sejarah Universitas Negeri Surabaya sumber:unesa.ac.id Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tidak dapat dipisahkan dari bagian utuh perjalanan panjang pendidikan nasional. Dengan telah menghasilkan sekitar 80.000 lulusan, Unesa berani memosisikan diri sebagai salah satu penyelenggara pendidikan tinggi yang mampu merencanakan pengembangan untuk menyelenggarakan pendidikan yang bermutu, mengevaluasi diri untuk menyiapkan lulusan yang berdaya saing tinggi (nation competitiveness) dan berjiwa kewirausahaan (entrepreneurship), serta mengatur segala kegiatannya dalam suatu mekanisme organisiasi yang sehat (organizational health). Unesa harus mandiri (autonomy) sebagai sebuah Badan Hukum Pendidikan Pemerintah (BHPP) seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdikna...

Resolusi Tahun 2015

       Assalamualaikum!  Selamat datang diblog saya kawan hehe.  Sebelum kita membahas resolusi pada tahun 2015 ini  saya Akan memperkenalkan diri Nama Saya Rozein Tisa Aprino . Saya Bersekolah di SMKN 2 Buduran . Nah ,  Kali ini saya akan menceritakan Resolusi pada tahun 2015 ini yang belumm tercapai pada tahun 2014 . Pasti Sangatlah banyak bukan resolusi yang belum tercapai? Begitu juga saya , Masih banyak Resolusi Resolusi yang berwarna yang belum saya capai pada tahun lalu .     Banyak Perubahan yang akan kita rubah jauh lebih baik dari tahun tahun sebelumnya , Begitu juga saya , saya ingin Merubah kebiasaan buruk saya bahkan kebiasaan kecil pun sangatlah menjadi besar. Berikut Perubahan Perubahan yang saya ingin Benar Benar merubah pada tahun ini :     Resolusi? Iya pertama yang ingin saya Inginkan pada tahun 2015 ini adalah WAKTU , TIME IS "MONEY". Saya belum bisa mengatur waktu untuk kegiatan sehari ...